UKK
Pramuka UIN Sunan Ampel Mendelegasikan 18 Anggota untuk Mengikuti PW ke XIII di
Kendari, Sulawesi Tenggara.
Kegembiraan
dirasakan oleh 18 anggota pramuka UIN Sunan Ampel Surabaya, pasalnya pada hari
senin 16 mei-22 mei 2016 mereka akan di delegasikan sebagai peserta Perkemahan
Wirakarya Perguruan Tinggi Se-Indonesia ( PW PTK) ke XIII di Kendari, Sulawesi
Tenggara. PW PTK merupakan agenda rutin setiap dua tahun sekali yang diadakan
oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam PW yang ke XIII ini diikuti
oleh 55 Perguruan Tinggi Keagamaan se-Indonesia dan seluruh Pramuka Penegak
yang ada di Propinsi Sulawesi Tenggara.
Pada
PW yang ke XIII ini kontingen Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat yang
berpangkalan pada UIN Sunan Ampel Surabaya ini mengirimkan 9 Putra dan 9 Putri
dari fakultas yang berbeda-beda yang ada di UIN Sunan Ampel Surabaya. Mereka
adalah Ahmad Khoirun Minan Prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam, Abdul Ghofur Nur
Mahfudin Prodi Aqidah dan Filsafat, Nugraha Andri Afriza Prodi Tafsir dan Hadits, Muhammad
Ilham Ma’ruf Prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam, Achmad Muhaimin Rojabi Prodi
Manajemen Dakwah, Irfan Kuncoro Prodi Pendidikan Agama Islam, Moh. Bagus Prodi
Hukum Pidana Islam, Akhmad Fandik Prodi Hukum Tata Negara, Achmad Rifqi Rozaq
Prodi PGMI, Kurnia Wahyu Lestari Prodi Psikologi, Siti Nur Rohmatin Prodi
Politik Islam, Puput Rosalia Prodi Bimbingan dan Konseling Islam, Eva
Fitriyatul Khomsiyah Prodi Sosiologi, Inqidloatul Amaniyah Prodi PGMI, Ana
Fariidatush Shoolikhah Prodi PGMI, Siti Sri Hartatik Prodi Bahasa Arab,
Riskiatul Karimah Prodi PGMI, dan Aniisatul Mardhiyah Prodi Muamalah.
PW
ke XII yang dilaksanakan di Bumi Ka’anoa ini merupakan ajang untuk
bersilaturahmi, saling tukar pikiran antara peserta yang satu dengan yang lain,
pasalnya pada perkemahan ini dihadiri peserta dari Sabang Pulau Sumatra sampai
Merauke Pulau Papua. Agenda perkemahan telah disusun sangat baik, rapi, dan
singkat sesuai dengan porsi masing-masing tingkatan di Pramuka. Untuk pramuka
Pandega atau pramuka yang berpangkalan pada Perguruan Tinggi memiliki agenda
yang bersifat penerapan keilmuan lapangan dan pemaham materi tambahan. Seperti
bakti sosial penanaman pohon, pembuatan bak sampah organik maupun non organik,
membersihkan dan memperbaiki tempat ibadah, serta bedah rumah. Pemahaman materi
tambahan atau pengembangan wawasan yang telah disusun oleh panitia berupa
wawasan jurnalistik dan penentuan arah kiblat di pramuka, penyuluhan gudep,
radikalisme, narkoba, terorisme, kejahatan dalam rumah tangga, pengolahan hasil
pertanian menjadi barang produksi, penyuluhan manajemen dll. Kemudian untuk
porsi pramuka Penegak atau pramuka di Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat
diantaranya lomba kaligrafi, lomba Syarhil Qur’an, lomba pembuatan software
teknik kepramukaan, lomba karya tulis ilmiah, lomba penulisan naskah pidato,
dan lomba kreasi tenda untuk pramuka Penegak dan Pandega.
Agar
perkemahan dapat berjalan dengan lancar Ahmad Khorun Minan selaku Ketua Dewan
Racana Pramuka UIN Sunan Ampel Surabaya memberikan jadwal rotasi kepada seluruh
anggotanya. Dalam jadwal tersebut terbagi menjadi 9 reka yang masing-masing
reka di isi oleh 1 peserta putra dan 1 peserta putri.
Kegiatan
2 tahun sekali ini juga memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk
menunjukkan kebudayaan daerah masing-masing dalam dua even. Pertama dalam
pentas seni. Pentas seni yang akan dibawakan oleh setiap kontingen dari
Perguruan Tinggi haruslah mengangkat budaya yang ada di daerahnya
masing-masing. Misalnya kontingen UIN Sunan Ampel Surabaya, sebagai Perguruan
Tinggi yang berada di Surabaya pramuka UIN Sunan Ampel Surabaya membawakan
pertunjukan tari remo sebagai tarian khas kota pahlawan dan paduan suara yang
sebelumnya sudah disipakan dalam perlombaan yang lain. Kedua dalam ajang
masakan khas nusantara. Pada kesempatan kali ini kontingen UIN Sunan Ampel
Surabaya memberikan sajian yang berbeda dari kontingen yang lain. Pramuka
kontingen UIN Sunan Ampel Surabaya memberikan sajian yang sangat sederhana dan
melekat pada lidah-lidah arek-arek suroboyo. Yaitu, pecel semanggi. Pecel
semanggi merupakan makanan khas kota berlambang hiu dan buaya ini. Makanan ini
terbuat dari racikan sambel pecel dan sayur semanggi yang telah direbus serta
krupuk. Dalam sajianya kakak-kakak pramuka UIN Sunan Ampel Surabaya juga memberikan
minuman khas kota Surabaya. Sinom, minuman ini terbuat dari kunyit, gula, dan
asam. Ketiga bahan minuman ini direbus menjadi satu wadah secara bersamaan dan
kemudian siap disajikan.
Selain
itu dalam PW PTK ke XIII panitia juga memberikan jadwal rekreasi kepada peserta
untuk keliling kota kendari. Dalam agenda liburan ini panitia telah membagi
beberapa paket dengan tujuan agar seluruh peserta dapat mengikuti agenda ini.
Peserta yang mendapat urutan paket pertama berkunjung ke Pantai Toronipa, kota
lama, aneka soufenir, dan masjid agung al mansur. Kedua, Pantai Nambo, Museum
Budaya, Kerajinan Perak dan Masjid Raya Al-Kautsar. Ketiga, Pantai Batu Gong,
aneka souvenir, Masjid Raya Al-Kautsar dan TPA. Serta yang terakhir berkunjung
ke Pantai Batu Gong, Pantai Toronipa, Masjid Akbar Nurul Iman, dan wisata
kuliner.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar