SATGAS
ANTI NARKOBA UIN SUNAN AMPEL SURABAYA MENGADAKAN PENYULUHAN KE IBU-IBU PKK
WONOCOLO-SURABAYA.
(Surabaya) Diawali
dengan diadakanya diskusi interaktif internal anggota Ikatan Kader Penyuluh
Anti Narkoba (IKPAN) UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya mengingat terus
meningkatnya pengguna narkoba dikalangan remaja khususnya di wilayah Surabaya.
Pada awalnya IKPAN julukan satgas anti narkoba UINSA pada tahun-tahun
sebelumnya melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah SMA yang ada di Surabaya dan
Sidoarjo.
Pada
awal tahun 2016 ini IKPAN akan fokus kepada ibu-ibu PKK atau orang tua para
remaja agar dapat mengetahui dampak dari narkoba sehingga dapat memberi
perhatian serta penyuluhan sendiri terhadap anaknya. Orang tau atau wali sangat
berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anaknya. Karena itu dianggap
perlu bahwasanya mereka mengetahui dampak dari penyalahgunaan narkoba.
Kali
ini (12 Maret 2016) IKPAN melakukan penyuluhan di 3 RT sekaligus yang ada
disekitar kampus UINSA Surabaya. Yaitu RT 03, RT 09 dan RT 02
Wonocolo-Surabaya. Dalam pelaksanaanya setiap RT di isi oleh 7-9 anggota yang
melakukan aksi sesuai dengan tugasnya masing-masing. Setiap RT akan di isi oleh
1 orang sebagai moderator yang akan memperkenalkan diri, maksud dan tujuannya,
serta 2 orang sebagai narasumber.
IKPAN
sebagai salah satu satgas anti narkoba dikalangan kampus yang ada di Surabaya
memiliki corak yang berbeda dengan kampus-kampus yang lain. Sesuai dengan
pangkalanya IKPAN yang berdomisili di kampus yang berbasis agama Islam dalam
melakukan suatu penyuluhan tak lupa dengan dalil-dalil ala mahasiswa UIN.
Seperti saat penyuluhan di ibu-ibu PKK RT 02 ketika membahas tentang ancaman
hukuman di akhirat narasumber membacakan salah satu Ayat dalam Al-Qur’an yaitu
surah Al-Maidah ayat 90 sebagai qiyas dari narkoba. Ayat tersebut menjelaskan
tentang larangan meminum khamr yang dapat membuat orang menjadi mabuk sama
halnya dengan narkoba yang dapat mengakibatkan penggunanya tak sadarkan diri.
Setelah
kurang lebih 30 menit memberikan seputar narkoba, baik pengertian, dampak
sampai dengan hukuman baik di dunia dan di akhrat salah satu Ibu PKK
memperingatkan bahwasanya hari mulai petang dan arisan belum juga di kocok.
Di
akhir penghujung acara tak lupa diadakan berdoa bersama dengan harapan remaja
Indonesia terhindar dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar